Mengapa Aku kehilangan Perawan

Cerita ini mengenai mengapa saya kehilangan perawan saya untuk pertama kali. Semenjak itu, saya menjadi kesal dengan semua laki-laki tapi bukan berarti saya menjadi lesbi. Saya bukan lesbi tapi saya juga tidak mau mengenal laki-laki. Tidak tahu lagi apa itu namanya.

Saya adalah cewek yang lumayan cantik karena saya memiliki hidung yang mancung dengan mata yang kecil dan lentik. Payudara saya cukup besar untuk cewek berumur 14 tahun saat itu. Saya tidak mempunyai pacar karena saya ingin belajar giat supaya saya bisa bersekolah di Philadelphia, United States setelah saya lulus SMA nanti.



Saya memiliki kakak laki-laki yang usianya 2 tahun di atas saya. Namanya adalah Herry Susanto (Nama belakangnya bukan nama keluarga saya karena nama belakangnya adalah karangan saya saja). Dia satu sekolah dengan saya sehingga tiap hari Herry selalu menemani saya di sekolah. Saya tidak pernah berpikir kenapa dia sampai melakukan perbuatan maksiat itu terhadap saya apalagi saya adalah adik perempuannya satu-satunya.

Saat itu kami berdua sedang libur setelah 2 minggu menjalankan ujian kenaikan kelas. Saya masih ingat sekali bahwa hari kejadian itu adalah hari senin. Saat itu saya sedang nonton VCD Donald Duck dan Mickey Mouse. Ketika saya sedang menonton film tersebut, tiba-tiba saya mau pipis sehingga saya meninggalkan TV untuk cepat-cepat pergi ke kamar mandi karena saya tidak mau ngompol di sofa di mana saya sedang tiduran karena saya bisa dimarahi mama nantinya.

Saya lari ke kamar mandi dan langsung pipis. Itulah kesalahan saya yang fatal karena saya lupa menutup pintu. Sewaktu saya sedang pipis, kakak saya Herry datang tergopoh-gopoh. Saya yakin sekali bahwa Herry pasti habis memakai putaw atau jenis drugs yang lain karena saya sering melihat dia teler kalau habis pakai obat.

Herry melihat saya sedang pipis dan saya membiarkan saja ketika dia masuk ke kamar mandi karena saya tidak ada perasaan curiga pada dia. Ketika dia masuk, tiba-tiba dia mengunci pintu kamar mandi dan tiba-tiba dia menyerang tubuh saya yang saat itu sedang pipis. Saya kaget dan hendak berteriak tetapi dengan cepat Herry menutup mulut saya dan mengancam mau membunuh saya kalau saya berteriak. Saya langsung menangis karena saya tidak mengerti kenapa kakak saya tega melakukan perbuatan bejad kepada saya.

Saya cuma menangis saja menyaksikan Herry membuka pakaian dan celana dalam yang saya kenakan. Setelah saya tidak memakai busana apa-apa lagi, Herry langsung menciumi puting susu saya dengan ganasnya sementara jari-jarinya memainkan klitoris saya.

Saya masih menangis karena saya masih tidak mengerti tetapi di lain pihak, saya mulai menikmati permainan kakak saya karena saya kadang-kadang mendesah di tengah tangisan saya, apalagi saya sempat merasakan pipis beberapa kali ketika Herry mulai menjilati liang kemaluan saya dan memainkan lidahnya di dalam lubang kemaluan saya. Saya yakin dia menelan semua cairan kewanitaan saya. Perasaan saya saat itu tidak karuan karena saya mulai menyenangi permainannya dan sekaligus benci dengan sikapnya yang telah memperkosa saya.

Herry terus menjilati kemaluan saya dan saya sudah 2 kali merasakan ingin pipis tetapi saya tidak mengerti kenapa saya ingin pipis ketika dia menjilati kemaluan saya, saya merasakan kenikmatan yang maha dasyat. Tiba-tiba saya melihat Herry mulai membuka pakaiannya dan mulai mempersiapkan batang kemaluannya yang sudah mengacung sempurna.

Herry langsung menciumi saya dan saya cuma bisa berkata, “Jangan.. jangan..”, tetapi Herry diam saja dan mulai memasukkan batang kemaluannya ke dalam liang kenikmatan saya. Saya tahu saya masih perawan makanya saya meronta-ronta ketika dia mau memasukkan batang kemaluannya. Saya menampar pipinya tetapi dia malah membalas tamparan saya sehingga saya menjadi sangat takut waktu itu.

Akhirnya saya cuma diam saja sambil menangis sementara Herry mulai mengarahkan batang kenikmatannya ke dalam liang kemaluan saya. Ketika batang kemaluan Herry mulai masuk ke dalam kemaluan saya, saya merasakan sakit yang amat sangat tetapi saya tidak bisa melakukan apa-apa karena saya sangat ketakutan apalagi saya tahu dia dalam pengaruh obat, jadinya dia tidak menyadari bahwa dia sedang menyetubuhi adiknya sendiri.

Di saat Herry mulai memainkan batangannya di dalam lubang kenikmatan saya, saya merasakan ada cairan darah perawan yang keluar dari liang senggama saya yang sudah dirobek oleh kakak saya sendiri. Saya tiba-tiba menjadi tidak mengerti karena saya mulai menyukai goyangan batang kemaluannya di dalam liang kenikmatan saya karena secara otomatis saya mulai bergoyang-goyang mengikuti irama batang kemaluan Herry di dalam liang senggama saya walaupun saat itu saya masih menangis. Herry memeluk tubuh saya sambil terus menggenjot tubuh saya.

Selama 20 menit Herry tetap menggenjot tubuh saya dengan tubuhnya dan batang kenikmatannya yang tertanam di dalam liang kemaluan saya. Saya mulai merasakan bahwa saya ingin pipis tetapi kali ini saya merasakan sesuatu yang belum pernah saya rasakan sebelumnya tetapi rasanya enak sekali dan saya sama sekali tidak mengerti apa itu tetapi ketika saya mengeluarkan cairan nikmat saya, saya berteriak dan memeluk kakak saya erat-erat dan ketika saya memeluknya erat-erat, rupanya batang kemaluan kakakku sepertinya tertanam lebih dalam lagi di liang kenikmatan saya sehingga dia sepertinya mengeluarkan cairan dari dalam batang kelaminnya dan membasahi lapisan kemaluan saya. Setelah itu, herry melepaskan pelukan saya serta mencabut batang kemaluannya dari dalam liang kenikmatan saya dan kemudian meninggalkan saya seorang diri.

Saya masih sempat melihat ada cairan bekas Herry yang masih menetes dari dalam lubang kemaluan saya. Saya hanya diam dan tiba-tiba saya menangis sedih karena harga diri saya telah dirusak oleh kakak saya sendiri. Sejak saat itu saya mulai membenci laki-laki, tetapi saya mulai mengenal seks karena ketika saya ingin sekali merasakan pipis nikmat, saya selalu melakukan masturbasi di kamar mandi atau bahkan di kamar tidur saya.

Tapi tentunya saya selalu melakukannya kalau tidak ada orang di rumah. Sejak saat itu saya membenci kakak saya dan setiap kali ada lelaki yang mencoba mendekati saya, saya selalu mengolok-oloknya dengan kata-kata yang kasar sehingga satu persatu dari mereka menjauhi saya.

Sekarang saya berada di Philadelphia dan banyak teman saya yang mengatakan bahwa saya ini termasuk cewek bodoh karena saya selalu menolak cowok baik-baik yang cakap dan pandai dan itu tidak terjadi sekali. Saya memang membenci laki-laki tetapi saya bukan lesbi karena ketika saya menghindari semua laki-laki di dalam hidup saya, ada seorang lesbi yang mendekati saya dan saya juga menghindarinya.

Akibatnya persahabatan kami menjadi renggang dan dia mulai meninggalkan saya. Saya hanya dapat mencapai orgasme ketika saya melakukan masturbasi ketika saya sedang mandi atau sebelum tidur. Jadinya itu membuat saya berpikir, kenapa saya perlu laki-laki kalau saya bisa memuaskan nafsu saya dengan swalayan.



Cerita Hot Memek ABG Ngentot dengan Om Om








Cerita ABG – Cerita Hot Memek ABG Ngentot dengan Om Om ini melanjutkan kisah sebelumnya : cerita ngentot ABG – cerita dewasa hot tukar pasangan. Bagi agan yang belum membaca kisah sebelumnya, ada baiknya dibaca dulu biar enak dan nyambung ceritanya. Dimana dalam kisa sebelumnya disebut aktor utama dalam cerita ngentot ABG bertukar pasangan dengan pasangan temannya bernama Nuri (seorang pembantu). Nuri yang konon katanya memiliki Memek yang masih sempit dan memiliki kemampuan empotan yang dahsyat. Sementara Fifine ngentot sama Erick.Yuk ah, Kita lanjut!

Aku masuk kembali ke ruangan dimana Fifine ada di kamar mandi dan terdengar suara shower dikamar mandi meyala. Aku bisa mendengarnya karena pintu kamar mandi tidak ditutup. Tak lama kemudian, shower terdengar berhenti dan Fifine keluar hanya mengenakan kancut dan tidak ber-bra. Ganti aku yg masuk ke kamar mandi, aku hanya membersihkan tubuhku. Keluar dari kamar mandi, Fifine berbaring diranjang dengan bertelanjang dada.



“Kenapa Fin, lemes ya di Entot Erick”, kataku.
“Lebih enak ngentot sama om, kontol om lebih besar dan keras”, jawab Fifine seraya mengecup kontol ku yang memang sengaja kubiarkan terbuka.
“Malem ini kita ngentot lagi ya om”. Hebat banget Fifine, gak ada matinya. Pengennya di Entot terus.
“Ok aja, tapi sekarang kita cari makan dulu ya, biar ada tenaga ngentot lagi nanti malem sampe Fifinie pingsan”, candaku sambil berpakaian.
Fifine pun mengenakan pakaiannya dan kita pergi mencari makan malem. Kembali ke rumah sudah hampir tengah malem, tadi kita selain makan-makan juga dugem-an dulu.
Di kamar kita langsung melepas pakaian masing-masing dan bergumul diranjang. Tangan Fifine bergerak menggenggam kontol ku. Aku melenguh seraya menyebut namanya. Aku meringis menahan remasan lembut tangannya pada kontol ku. Fifine mulai bergerak turun naik menyusuri kontol ku yang sudah teramat keras. Sekali-sekali ujung telunjuknya mengusap kepala kontol ku yang sudah licin oleh cairan yang meleleh dari liangnya. Kembali aku melenguh merasakan ngilu akibat usapannya. Kocokannya semakin cepat.
Dengan lembut aku mulai meremas-remas payudaranya. Tangan Fifine menggenggam kontol ku dengan erat. Putingnya kupilin2. Fifine masukan kontol ku kedalam mulutnya dan mengulumnya. Aku terus menggerayang payudaranya, dan mulai menciumi payudaranya. Napsuku semakin berkobar. Jilatan dan kuluman Fifine pada kontol ku semakin mengganas sampai-sampai aku terengah-engah merasakan kelihaian permainan mulutnya.Aku membalikkan tubuhnya hingga berlawanan dengan posisi tubuhku. Kepalaku berada di bawahnya sementara kepalanya berada di bawahku. Kami sudah berada dalam posisi enam sembilan! Lidahku menyentuh Memeknya dengan lembut. Tubuhnya langsung bereaksi dan tanpa sadar Fifine menjerit lirih. Tubuhnya meliuk-liuk mengikuti irama permainan lidahku di Memeknya. Kedua pahanya mengempit kepalaku seolah ingin membenamkan wajahku ke dalam Memeknya. kontol ku kemudian dikempit dengan payudaranya dan digerakkan maju mundur, sebentar.

Aku menciumi bibir Memeknya, mencoba membukanya dengan lidahku. Tanganku mengelus paha bagian dalam. Fifine mendesis dan tanpa sadar membuka kedua kakinya yang tadinya merapat. Aku menempatkan diri di antara kedua kakinya yang terbuka lebar. kontol kutempelkan pada bibir Memeknya. Kugesek-gesek, mulai dari atas sampai ke bawah. Naik turun. Fifine merasa ngilu bercampur geli dan nikmat.
Memeknya yang sudah banjir membuat gesekanku semakin lancar karena licin. Fifine terengah-engah merasakannya. Aku sengaja melakukan itu. Apalagi saat kepala kontol ku menggesek-gesek i tilnya yang juga sudah menegang.
“Om.?” panggilnya menghiba.
“Ya Fin”, jawabku sambil tersenyum melihatnya tersiksa.
“Cepetan..” jawabnya. Aku sengaja mengulur-ulur dengan hanya menggesek-gesekan kontol. Sementara Fifine benar-benar sudah tak tahan lagi mengekang birahinya.
“Fifine pengen banget ngentot om!”, katanya.
Fifine melenguh merasakan desakan kontol ku yang besar itu. Fifine menunggu cukup lama gerakan kontol ku memasuki dirinya. Serasa tak sampai-sampai. Maklum aja, selain besar, kontol ku juga panjang. Fifine sampai menahan nafas saat kontol ku terasa mentok di dalam, seluruh kontol ku amblas di dalam. Aku mulai menggerakkan pinggulnya pelan2. Satu, dua dan tiga enjotan mulai berjalan lancar. Semakin membanjirnya cairan dalam Memeknya membuat kontol ku keluar masuk dengan lancarnya. Fifine mengimbangi dengan gerakan pinggulnya. Meliuk perlahan. Naik turun mengikuti irama enjotanku.
Gerakan kami semakin lama semakin meningkat cepat dan bertambah liar. Gerakanku sudah tidak beraturan karena yang penting enjotanku mencapai bagian-bagian peka di Memeknya. Fifine bagaikan berada di surga merasakan kenikmatan yang luar biasa ini. kontol ku menjejali penuh seluruh Memeknya, tak ada sedikitpun ruang yang tersisa hingga gesekan kontol ku sangat terasa di seluruh dinding Memeknya. Fifine merintih, melenguh dan mengerang merasakan semua kenikmatan ini. Fifine mengakui keperkasaan dan kelihaianku di atas ranjang. Yang pasti Fifine merasakan kepuasan tak terhingga ngentot denganku.
Aku bergerak semakin cepat. kontol ku bertubi-tubi menusuk daerah-daerah sensitivenya. Fifine meregang tak kuasa menahan napsuku, sementara aku dengan gagahnya masih mengayunkan pinggulku naik turun, ke kiri dan ke kanan. Erangannya semakin keras. Melihat reaksinya, aku mempercepat gerakanku. kontol ku yang besar dan panjang itu keluar masuk dengan cepatnya. Tubuhnya sudah basah bermandikan keringat. Aku pun demikian. Fifine meraih tubuhku untuk didekap. Direngkuhnya seluruh tubuhku sehingga aku menindih tubuhnya dengan erat. Fifine membenamkan wajahnya di samping bahuku. Pinggul nya diangkat tinggi-tinggi sementara kedua tangannya menggapai pantatku dan menekannya kuat-kuat.
Fifine meregang. Tubuhnya mengejang-ngejang. “OM!”, hanya itu yang bisa keluar dari mulutnya saking dahsyatnya kenikmatan yang dialaminya nersamaku. Aku menciumi wajah dan bibirnya. Fifine mendorong tubuhku hingga terlentang. Dia langsung menindihku dan menciumi wajah, bibir dan sekujur tubuhku. Kembali diemutnya kontol ku yang masih tegak itu. Lidahnya menjilati, mulutnya mengemut. Tangannya mengocok-ngocok kontol ku. Belum sempat aku mengucapkan sesuatu, Fifine langsung berjongkok dengan kedua kaki bertumpu pada lutut dan masing-masing berada di samping kiri dan kanan tubuhku. Memeknya berada persis di atas kontol ku. “Akh!” pekiknya tertahan ketika kontol ku dibimbingnya memasuki Memeknya.
Tubuhnya turun perlahan-lahan, menelan seluruh kontol ku. Selanjutnya Fifine bergerak seperti sedang menunggang kuda. Tubuhnya melonjak-lonjak. Pinggulnya bergerak turun naik.
“Ouugghh.. Fin.., luar biasa!”
jeritku merasakan hebatnya permainannya. Pinggulnya mengaduk-aduk lincah, mengulek liar tanpa henti. Tanganku mencengkeram kedua payudaranya, kuremas dan dipilin-pilin. Aku lalu bangkit setengah duduk. Wajah kubenamkan ke dadanya. Menciumi putingnya. Kuhisap kuat-kuat sambil kuremas-remas. Kami berdua saling berlomba memberi kepuasan. Kami tidak lagi merasakan panasnya udara meski kamar menggunakan AC. Tubuh kami bersimbah peluh, membuat tubuh kami jadi lengket satu sama lain. Fifine berkutat mengaduk-aduk pinggulnya. Aku menggoyangkan pantatku. Tusukan kontol ku semakin cepat seiring dengan liukan pinggulnya yang tak kalah cepatnya.
Permainan kami semakin meningkat dahsyat. Sprei ranjang sudah tak karuan bentuknya, selimut dan bantal serta guling terlempar berserakan di lantai akibat pergulatan kami yang bertambah liar dan tak terkendali. Aku merasa pejuku udah mau nyembur. Aku semakin bersemangat memacu pinggulku untuk bergoyang. Tak selang beberapa detik kemudian, Fifine pun merasakan desakan yang sama. Fifine terus memacu sambil menjerit-jerit histeris. Aku mulai mengejang, mengerang panjang. Tubuhnya menghentak-hentak liar. Akhirnya, pejuku nyemprot begitu kuat dan banyak membanjiri Memeknya. Fifine pun rasanya tidak kuat lagi menahan desakan dalam dirinya. Sambil mendesakan pinggulnya kuat-kuat, Fifine berteriak panjang saat mencapai puncak kenikmatan berbarengan denganku. Tubuh kami bergulingan di atas ranjang sambil berpelukan erat.
“Om, Uenaaaaaakkkk!” jeritnya tak tertahankan.
Fifine lemas terkulai dan tak bergerak, dengan begitu banyak cairan lendir berwarna putih disekitar memeknya entah tertidur atau pingsan. Tenagaku pun terkuras habis dalam pergulatan yang ternyata memakan waktu hampir semalaman, dan kulihat waktu hampir menunjukan jam setengah 6 pagi. Akhirnya akupun tertidur kelelahan dengan memeluk Fifine erat-erat dari belakang.


Lirik Lagu Blink Cinta Pertama

Blink Cinta Pertama - Pada postingan dahulu share mengenai Download Lagu Blink Cinta Pertama lalu pada kesempatan ini masih tentang Girlband Blink yaitu Lirik Lagu Blink Cinta Pertama maka dari itu plasbook akan share Lirik kembali Lagu Blink Cinta Pertama kepada teman semua.Lirik Lagu Blink Cinta Pertama simak liriknya di bawah ini.



Lirik Lagu Blink Cinta Pertama


Saat kau ada di dekatku Hatiku berdegup kencang
Cukup buatku melayang layang Ini baru benar ku rasakan
Terpesona aku saat pertama melihatmu


Baru kali ini jatuh cinta Jatuh cinta yang pertama
Saat ku lihat dirimu Ku benar-benar jatuh cinta
Jatuh cinta yang pertama Tuhan tolong lah diriku


Saat kau ada di dekatku Hatiku berdegup kencang
Cukup buatku melayang layang
uhh … Ini baru benar ku rasakan
Terpesona aku saat pertama melihatmu


Baru kali ini jatuh cinta Jatuh cinta yang pertama
Saat ku lihat dirimu Ku benar-benar jatuh cinta
Jatuh cinta yang pertama Tuhan tolong lah diriku


Ini kali pertama Baru benar aku rasa
Aku tlah jatuh cinta padamu Ini kali pertama
Baru benar aku rasa Cinta..


Baru kali ini jatuh cinta Jatuh cinta yang pertama
Saat ku lihat dirimu Ku benar-benar jatuh cinta
Jatuh cinta yang pertama Tuhan tolong lah diriku

Kriteria Calon Istri yang Diidamkan Pria

Kriteria Calon Istri yang Diidamkan Pria - Pria sering dianggap sebagai makhluk yang takut untuk menikah. Padahal, Calon Istri yang Diidamkan Pria ebetulnya para kaum Adam tidak seperti apa yang dibayangkan wanita. Kriteria Calon Istri yang Diidamkan Pria Mereka pun ingin membangun rumah tangga.



Calon Istri yang Diidamkan Pria


Terbukti dari sebuah survei yang dilakukan oleh situs Askmen yang menyebutkan, sebanyak 66 persen responden pria percaya dengan pernikahan. Hasil lainnya menunjukkan 48 persen responden menginginkan wanita yang berpotensi sebagai istri. Jadi, ketika pria telah menemukan wanita yang dianggapnya bisa menjadi pasangan hidupnya kelak, maka pria tidak ragu lagi untuk komitmen lebih jauh.


Dalam survei tersebut juga disebutkan tiga kriteria calon istri yang diinginkan pria.


1. Setia


Sebanyak 34 responden pria mengaku, kesetiaan merupakan sikap yang paling penting dimiliki wanita. Kesetiaan bukan hanya terkait dengan godaan dari pria lain, namun setia dalam segala situasi, susah ataupun senang. Hal itu berarti, ketika si pria memiliki masalah, wanita tetap berada di sampingnya untuk mendampinginya. Pria mungkin sulit diatur, namun mereka ingin ada wanita yang bisa menjadi sandarannya dan bisa dipercaya.


"Saat aku kehilangan pekerjaanku tahun lalu, pacarku tetap ada di sampingku. Dia membuatku percaya semuanya akan baik-baik saja dan aku sangat menghargai usahanya," ujar pria 33 tahun asal New York, yang telah menjalankan hubungan asmara selama 4 tahun.


2. Humor


Daftar yang tidak kalah penting yang membuat pria semakin mencintai wanita adalah selera humor wanita yang baik. Sebanyak 25 persen pria suka wanita yang humoris. Hidup tanpa tawa merupakan kehidupan yang paling membosankan. Sebaliknya, jalinan asmara yang dilalui dengan wanita yang sensitif, tidak bisa bercanda dan terlalu serius, bisa membuat pria menjauh. Ketika Anda bisa membuatnya tertawa dan saling bercanda bersama, maka ketertarikannya akan semakin kuat.


"Aku suka saat istriku bisa menertawai dirinya sendiri dalam situasi apapun. Sebaliknya, aku benci wanita yang terlalu serius," ujar pria 30 tahun asal Portlandia.


3. Perhatian


Sebanyak 22 persen pria menyebutkan, wanita yang perhatian dan peduli dengannya dapat membuatnya bahagia. Meskipun tidak harus seperti ibunya, namun memberi perhatian dan tahu situasi di mana ia ingin dimanja merupakan hal yang sangat penting. Ketahuilah ketika si dia melalui hari yang buruk dan lihatlah situasi saat ia ingin ngobrol santai dengan Anda. Sediakan waktu untuk ia bercerita dan sentuhlah punggungnya sebagai tanda Anda menyemangati dan memberi perhatian.


"Aku bukan pria manja, tapi aku suka ketika pacarku mengurus dan memberi perhatian ketika aku sakit," ujar pria 25 tahun asal Chicago yang telah pacaran 3 tahun.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money, Edited By Super Berita