HP terbesar di DUNIA..

Seorang pria berkebangsaan Cina mencoba untuk memecahkan rekor dunia dengan membuat sebuah ponsel terbesar yang benar-benar dapat bekerja dengan baik. Pria tersebut, Mr.Tan dari kota Songyuan, mengatakan ponselnya yang memiliki tinggi 3 kaki dengan bobot 48 lbs, benar=benar mirip dengan ponsel aslinya, hanya saja 620x lebih besar.
HP Terbesar di Dunia
Seorang wartawan mencoba membuat panggilan dengan ponsel raksasa tersebut dan mengirim pesan SMS, dan hasilnya ternyata ponsel itu memang dapat bekerja dengan sebagaimana mestinya, seperti yang dilaporkan City News.
Mr. Tan juga mengatakan ponsel itu dibekali segudang fitur seperti yang asli, contohnya kamera digital dan akses internet. Namun untuk sementara ponsel masih harus dicolokkan ke listrik karena ia belum membuat baterai yang cukup besar yang sekaligus dapat bertahan lama. Satu hal lagi yang ditambahkan Mr.Tan, ia juga tidak membuat fungsi getar pada ‘fotokopi’ dari tipe Nokia 6670 itu.

motar matic versi satria fu

Motor Drag for Street Race

This Picture of Motor Drag in Indonesia for Street Race Use.
Motor Drag Suzuki Satria FU 150

The design is very sporty and has a very high taste.He is FU 150 SC. FU SC 150 is a motorcycle sport that carries the first 4 stroke 150 cc engine with technology Superbike even sports production. This makes FU SC 150 best in its class.


Here's the Specifications Standart Machine Suzuki Satria FU 150

  • Type: 4-Stroke, DOHC, SACS, 4-Valve (Air Cooled)
  • Cylinder Diameter: 62.0 mm
  • Step Piston: 48.8 mm
  • Fill Cylinders: 147 cc
  • Compression Ratio: 10.2: 1
  • Maximum Power: 11.7 ps / 9500 rpm
  • Maximum torque: 12.4 Kgm/8500 rpm
  • Carburetor: Mikuni BS 26-187
  • Air Filter: Paper Type
  • Starter System: Foot & Power
  • Lubrication System: Oil Immersion.

And This Picture of Modification Suzuki Satria FU 150 become Motor Drag.
Motor Drag Suzuki Satria FU 150 Green Chassis and White Body.
Motor Drag Yamaha Nouvo white Body paint Customize by GMC

Motor Drag Yamaha Nouvo GMCLinkWithin

irfan perkuat timnas

Irfan Bachdim Bisa Perkuat Timnas  

Kurnia Supriyatna
31/03/2011 17:38

Liputan6.com, Jakarta: Irfan Bachdim dan sejumlah pemain lain kembali memiliki peluang bergabung dengan Timnas Indonesia. Sinyal ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng di Jakarta, Kamis (31/3).

Menurut Andi, semua anak bangsa yang berprestasi bisa memperkuat Timnas Indonesia. Jadi bukan hanya Irfan, tapi juga Kim Kurniawan, Andik Virmansyah, dan Lucky Wahyu yang dilarang memperkuat Tim Merah Putih karena bermain di Liga Primer Indonesia. Liga tersebut tak diakui PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid.

Irfan sempat tampil gemilang di ajang Piala AFF 2010. Dia juga sempat disebut-sebut bakal memperkuat Timnas U-23. Namun namanya menghilang setelah memperkuat Persema Malang yang bermain di LPI.

Kini PSSI diambil alih KONI. Itulah sebabnya, Andi Mallarangeng selaku wakil pemerintah menegaskan tidak ada diskriminasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Siapa pun boleh dengan syarat berprestasi dan memenuhi ketentuan berlaku.

Pemain Persema Kim Kurniawan menyambut baik keputusan pemerintah. Dia berharap bisa memperkuat Timnas Indonesia karena hal tersebut merupakan impiannya.(ULF)

bambang pamungkas, berbakat dari ayahnya

 Bambang Pamungkas Ditemukan Ayahnya  


Yulianto
23/12/2010 14:50

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol yang dilesakkan Bambang Pamungkas (tengah) saat bertemu Thailand dalam partai penutup Grup A Piala AFF 2010 di Jakarta, 7 Desember 2010. AFP PHOTO/Bay ISMOYO
Bambang Pamungkas (© AFP 2010)


Artikel Terkait

  • Nihil, Penelusuran Alamat Surel Eli Cohen
  • Jawaban Bepe Soal Surat Eli Cohen
  • Menegpora Minta Isu Suap Piala AFF Diusut
Liputan6.com, Semarang: Karier cemerlang Bambang Pamungkas di Timnas Indonesia tak lepas dari dukungan keluarga. Dalam hal ini, Miswanto, ayah kandung Bambang Pamungkas, yang memegang peranan. Dialah yang melatih Bambang sejak kecil hingga akhirnya menjadi pemain andalan Indonesia seperti sekarang ini.

Saat ditemui di rumahnya di Desa Getas, Kecamatan Pabelan, Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini, Miswanto bercerita banyak soal anaknya. Pensiunan PT Perkebunan Nusantara IX itu mengatakan, Bepe--panggilan Bambang, sudah berlatih sepakbola sejak kecil.

Bepe lahir pada 10 Juni 1980. Menurut Miswanto, bakat anaknya sudah terlihat sejak sepuluh tahun. Hal ini diketahui Miswanto yang sejak 1978 memang sudah menjadi pelatih Persikas, Persatuan Sepakbola Kabupaten Semarang.

Awalnya, Bepe dilatih ayahnya sendiri. Baru pada 1989 hingga 1993, dia bergabung dengan Sekolah Sepak Bola Unggaran Serasi. Setelah itu, dia bergabung dengan Persada Utama Unggaran (1993-1994) dan Persikas Apacinti Semarang (1994-1996). Baru setelah itu berkarier sebagai pemain profesional selepas masuk seleksi Diklat Salatiga (1996-1999).

Langkah Bepe semakin luas. Dia dilirik Persija Jakarta sejak 1999. Pernah juga pindah ke Ehc Hoensbroek Norad Holland (2000) dan merumput di Selanggor FC (225-2007). Selepas dari Malaysia, Bepe kembali ke Persija hingga sekarang.

Bepe adalah anak keenam dari tujuh bersaudara. Sejak bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, dijalani Bepe di Salatiga.

Di mata keluarga, kata Miswanto, Bepe adalah anak yang berbakti kepada orang tua. Dia juga menjadi tulang punggung keluarga dalam hal ekonomi. Bahkan, Bambang Pamungkas sudah memberangkatkan kedua orang tua menunaikan ibadah haji.

Jika berkunjung ke rumah Miswanto, terlihat jelas foto-foto aksi Bepe di lapangan. Ada juga kaos Timnas bernomor 20 yang ditaruh di dalam pigura. Bepe sering memakai nomor itu karena Michael Owen juga kerap menggunakan nomor tersebut. Selain itu sejumlah piala dan penghargaan juga memenuhi lemari di rumah Miswanto.

Miswanto menambahkan, biasanya Bepe selalu menelpon orang tuanya dua jam sebelum pertandingan. Dia memanfaatkan kesempatan itu untuk meminta doa. Namun, tidak setiap tahun Bepe bisa pulang ke kampung halaman karena padatnya kompetisi. Pulangnya dua tahun sekali.

Miswanto berharap, tahun ini merupakan tahun terakhir Bepe membela Timnas. Soalnya, usia Bepe sudah menginjak 30 tahun.� Seharusnya PSSI memikirkan soal regenerasi pemain agar terus bermunculan pengganti Bepe dan pemain Timnas lain. Namun, untuk bermain di klub, Bepe diperkirakan masih bisa untuk dua sampai tiga tahun lagi.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money, Edited By Super Berita