BADAI MATAHARI 2012
Badai Matahari Diperkirakan Muncul 2011-2012
24-12-2008 11:25
By Rubbi Widiantoro
Tahun 2011-2012, diakui Djamal, di Jakarta, Selasa (23/12) kemarin, adalah puncak aktivitas matahari yang mempunyai periode sekitar 11 tahun, jadi puncak aktivitas matahari pernah terjadi pada 1979, 1989, dan 2000.
Pada saat puncak aktivitas tersebut, bintik matahari meningkat jumlahnya akibat aktivitas magnetiknya dan mendadak berpengaruh terhadap ruang antar planet.Pada saat-saat itu frekuensi kejadian lontaran partikel berenergi tinggi dan emisi gelombang elektromagnetik berupa percikannya juga meningkat. Namun menurutnya, badai matahari merupakan bagian dari cuaca di antariksa yang mirip dengan cuaca di bumi, hanya saja sifatnya berbeda.
Ia menjelaskan, badai matahari tidak berdampak langsung pada manusia, namun tetap berdampak pada benda-benda astronomi yang berada di sekitarnya. Gangguan yang perlu dicermati menurut dia, hanya pada sistem teknologi yang ditempatkan di antariksa seperti satelit komunikasi dan navigasi serta sistem teknologi di bumi yang rentan terhadap induksi partikel energetik dari matahari yang masuk ke bumi lewat kutub.
Bila terjadi badai matahari potensi bahaya hanyalah kemungkinan rusaknya atau terganggunya satelit yang mengakibatkan antara lain gangguan telepon, siaran TV yang memanfaatkan satelit, serta jaringan ATM.
Selain itu, navigasi pada sistem penerima global positioning system (GPS) frekuensi tunggal dan siaran radio gelombang pendek juga bakal terganggu akibat adanya gangguan ionosfer.
knalpot satria fu unik
Ini knalpot bikinan hasil karya Anen, lokasi di Jl. Kedoya Raya, telp. 081310567229, 0216320404. Kalo di chips dah berubah merek jadi sinergy. Bahan slincer dari aluminium dan pipa dari besi.
Suara garing banget, sangat tidak direkomendasikan untuk geber di komplek karena bisa di timpuk warga karena berisiknya. Tarikan bawah galak bo suerrrr dehhh… tp atasnya ketahan, mesin teriak tapi motor sedikit bergerak. Jika mesin ente standar cukup bagus knalpot ini.
Knalpot import datang dari Thai. Kualitas bahan bagus banget. Slincer terbuat dari aluminium dan pipanya terbuat dari stainless. Suaranya ngebas dan saat di geber terdengar bulat tidak pecah.
Jika kita perhatian knalpot bermerek Yoshimura Titan/ CMS/ DBS mempunyai bentuk & bahan yg sama. Perbedaan terletak pada panjangnya slincer dan ada perbedaan sedikit dilekukan pipa. Tarikan bawah galak namun untuk putaran atasnya terasa kurang dikarenakan slincer knalpot lebih pendek (review by alvie ssfc 068).
Knalpot Yoshimura Titan Stainless
Knalpot import datang dari Thai. Kualitas bahan bagus banget. Terdapat beberapa tipe slincer yaitu: Aluminium, Stainless, Carboon dan Titannium. Suaranya sudah pasti mantep banget, ngebas dan saat di geber terdengar bulat tidak pecah.
Knalpot Yoshimura, CMS, DBS
Tarikan bawah galak & Atasnya ngisi terus alias motor akan maju terus jika mesinnya masih kuat teriak. Sangat di rekomendasikan jika ente-ente sudah mengganti dengan parts racing, apalagi jika mesin sudah bore-up dijamin maknyussss markotob deh….
Knalpot leher cacing NMF
Khusus knalpot NMF dan DBS Titanium mempunyai pipa berbentuk cacing, tapi untuk performanya 10-9, 9-10.
Berikut adalah gambar & Video di ambil dari knalpot Yoshimura Stainless.
Di geber pada RPM 7000an dalam keadaan idle. (ciri khas knalpot stainless)
KNALPOT RACING TERBARU
Knalpot Racing Twin Muffler
engalaman saya sudah 2 kali ganti knalpot racing, pertama merk Yoshimura (abal2x) bahannya bikin celana kerja saya bolong karena meleleh.
Label: knalpot cld, Knalpot Racing, knalpot racing ninja rr, knalpot racing v ixion, scorpio racingp
jual knalpot racing



Mengenai kekhawatiran problema tendangan balik ke mesin yang berkurang pada knalpot racing atau after market dijamin tidak terjadi.
Diposkan oleh Carsotomotifonline di 01:04 0 komentar
Label: brt racing, Knalpot Motor, knalpot racing motor, knalpot racing ninja rr, shogun racing, tdr racing
Rabu, 16 Maret 2011
Knalpot racing harian: cara gampang dongkrak tenaga
Bicara knalpot, emang tak ada habisnya. Tiap keluar motor tipe baru, produsen peranti itu pasti tak menyia-nyiakan kesempatan menghadirkan produknya di pasaran.
Termasuk buat Yamaha New Scorpio Z, kali ini kembali hadir beberapa kontestan baru. Tentu untuk memberi alternatif. Di antaranya ada CLD, R9, NOB1 dan SKR.
Untuk mengetahui seberapa besar potensi kenaikan performa yang diberikan produk-produk anyar itu, kami ukur menggunakan dynamometer DYNOmite milik Ultraspeed Racing di Jl. dr. Cipto Mangunkusumo No. 42, Ciledug, Tengerang.
Parameter pembandingnya tentu performa standar New Scorpio Z. Motor yang kami pakai odometernya baru menunjukkan 980 km. Bahan bakar Premium. Terukur sebesar 16,91 dk di putaran mesin 8.293 rpm. Sedang torsi puncaknya 16,33 Nm di kitiran 6.311 rpm.
Lalu setiap ganti knalpot, tanpa dilakukan ubahan apapun. Pengukuran mulai 5 ribu rpm, dilakukan 2 kali run dan diambil hasil terbaik. Gimana hasilnya?
SKR
Tampilan knalpot asal Pasar Lembang, Ciledug, Tangerang ini paling sederhana. Leher 3 tingkatnya terbuat dari pipa besi dilapis pernis. Silencer dari pipa aluminium berisi glasswool. Penyambungan andalkan las asitelin, sehingga terkesan kurang rapi.
Namun kendati demikian, performa yang diberikan knalpot Rp 350 ribu ini termasuk bagus. Mampu menaikkan tenaga puncak New Scorpio Z jadi 18,23 dk/8.626 rpm, dan torsi 17,02 Nm/6.532 rpm. Artinya terjadi kenaikan tenaga sebanyak 1,32 dk dan torsi 0,69 Nm.
Memperhatikan grafik tenaganya, terlihat di putaran atas punya nafas yang lebih panjang, di bawah sampai menengah torsi lebih nendang. Cocok untuk jalanan perkotaan yang stop & go.
R9 Monza Blue
Tampil paling menonjol khas R9, silencer bergradasi ala pelangi. Pengelasan menggunakan argon, membuat terlihat sangat rapi, biasa disebut las sisik ikan. Leher terdiri dari 3 tingkat dengan peningkatan bertahap, membuat aliran lancar.
Suara yang keluar dari silencer cukup lembut. Performa sangat bisa diandalkan. Mampu menorehkan tenaga maksimal hingga 18,55 dk/8.895 rpm, torsinya 16,57 Nm/7.027 rpm. Meningkat 1,64 dk dan 0,24 Nm.
Grafik hasil dynamometer menunjukkan tenaga knalpot Rp 1,1 juta ini lebih menonjol sejak putaran menengah ke atas. Sedang torsi tak jauh beda dengan standar. Karakter demikian lebih pas untuk jalur keluar kota.
NOB1 3Bold Dual Sound
Cukup mencolok dengan kombinasi krom di leher dan silencer hitam. Leher terbuat dari pipa 2 tingkat, penyambungan dengan las asitelin yang finishing-nya digerinda. Pemasangan leher dan peredam pakai 2 per, biar rapi diberi penutup dari plastik. Sesuai namanya, ada optional db killer agar suara lebih lembut.
Saat terpasang, sound yang dihasilkan dari knalpot Rp 375 ribu ini cukup halus, power tertinggi 17,87 dk/8.661 rpm dengan torsi 16,88 Nm/6.615 rpm. Terdongkrak 0,96 dk dan 0,55 Nm.
Karakter yang dihasilkan tak jauh berbeda dengan standar, hanya saja sedikit lebih bagus di semua tingkat putaran mesin. Bisa dipilih bagi yang wara-wiri dalam kota sampai pinggiran, dengan jalur padat dan sedikit lancar.
CLD
CLD sebagai kontestan terakhir tampilan sangat mirip R9. Hanya silencer lebih kalem, dengan aksen warna biru gradasi lebih sedikit, dan warna leher stainlees steel-nya lebih putih. Pengelasan pun sama rapi.
Setelah ditebus Rp 1,2 juta, mampu mendongkrak power jadi 18,55 dk/8.703 rpm. Nah untuk torsi merangkak menjadi 16,76 Nm/7.010 rpm. Meningkat lumayan sebesar 1,64 dk dan 0,43 Nm.
Karakter yang dihasilkan pun menonjol di putaran menengah hingga atas. Bakalan menjadikan motor sport berbobot 141 kg ini, makin ngacir saat ketemu trek panjang-panjang.
KESIMPULAN
Knalpot aftermarket untuk Yamaha New Scorpio Z mampu mendongkrak performa antara 0,96 dk sampai 1,64 dk dan torsi 0,24 Nm sampai 0,69 Nm, dengan karakter yang berbeda-beda. Pilih sesuai kebutuhan pemakaian. . • Aant
Data pengetesan :
Merek Tenaga Torsi
Standar 16,91 dk/8.293 rpm 16,33 Nm/6.311 rpm
SKR 18,23 dk/8.626 rpm 17,02 Nm/6.532 rpm
R9 18,55 dk/8.895 rpm 16,57 Nm/7.027 rpm
NOB1 17,87 dk/8.661 rpm 16,88 Nm/6.615 rpm
CLD 18,55 dk/8.703 rpm 16,76 Nm/7.010 rpm
Termasuk buat Yamaha New Scorpio Z, kali ini kembali hadir beberapa kontestan baru. Tentu untuk memberi alternatif. Di antaranya ada CLD, R9, NOB1 dan SKR.
Untuk mengetahui seberapa besar potensi kenaikan performa yang diberikan produk-produk anyar itu, kami ukur menggunakan dynamometer DYNOmite milik Ultraspeed Racing di Jl. dr. Cipto Mangunkusumo No. 42, Ciledug, Tengerang.
Parameter pembandingnya tentu performa standar New Scorpio Z. Motor yang kami pakai odometernya baru menunjukkan 980 km. Bahan bakar Premium. Terukur sebesar 16,91 dk di putaran mesin 8.293 rpm. Sedang torsi puncaknya 16,33 Nm di kitiran 6.311 rpm.
Lalu setiap ganti knalpot, tanpa dilakukan ubahan apapun. Pengukuran mulai 5 ribu rpm, dilakukan 2 kali run dan diambil hasil terbaik. Gimana hasilnya?
SKR
Tampilan knalpot asal Pasar Lembang, Ciledug, Tangerang ini paling sederhana. Leher 3 tingkatnya terbuat dari pipa besi dilapis pernis. Silencer dari pipa aluminium berisi glasswool. Penyambungan andalkan las asitelin, sehingga terkesan kurang rapi.
Namun kendati demikian, performa yang diberikan knalpot Rp 350 ribu ini termasuk bagus. Mampu menaikkan tenaga puncak New Scorpio Z jadi 18,23 dk/8.626 rpm, dan torsi 17,02 Nm/6.532 rpm. Artinya terjadi kenaikan tenaga sebanyak 1,32 dk dan torsi 0,69 Nm.
Memperhatikan grafik tenaganya, terlihat di putaran atas punya nafas yang lebih panjang, di bawah sampai menengah torsi lebih nendang. Cocok untuk jalanan perkotaan yang stop & go.
R9 Monza Blue
Tampil paling menonjol khas R9, silencer bergradasi ala pelangi. Pengelasan menggunakan argon, membuat terlihat sangat rapi, biasa disebut las sisik ikan. Leher terdiri dari 3 tingkat dengan peningkatan bertahap, membuat aliran lancar.
Suara yang keluar dari silencer cukup lembut. Performa sangat bisa diandalkan. Mampu menorehkan tenaga maksimal hingga 18,55 dk/8.895 rpm, torsinya 16,57 Nm/7.027 rpm. Meningkat 1,64 dk dan 0,24 Nm.
Grafik hasil dynamometer menunjukkan tenaga knalpot Rp 1,1 juta ini lebih menonjol sejak putaran menengah ke atas. Sedang torsi tak jauh beda dengan standar. Karakter demikian lebih pas untuk jalur keluar kota.
NOB1 3Bold Dual Sound
Cukup mencolok dengan kombinasi krom di leher dan silencer hitam. Leher terbuat dari pipa 2 tingkat, penyambungan dengan las asitelin yang finishing-nya digerinda. Pemasangan leher dan peredam pakai 2 per, biar rapi diberi penutup dari plastik. Sesuai namanya, ada optional db killer agar suara lebih lembut.
Saat terpasang, sound yang dihasilkan dari knalpot Rp 375 ribu ini cukup halus, power tertinggi 17,87 dk/8.661 rpm dengan torsi 16,88 Nm/6.615 rpm. Terdongkrak 0,96 dk dan 0,55 Nm.
Karakter yang dihasilkan tak jauh berbeda dengan standar, hanya saja sedikit lebih bagus di semua tingkat putaran mesin. Bisa dipilih bagi yang wara-wiri dalam kota sampai pinggiran, dengan jalur padat dan sedikit lancar.
CLD
CLD sebagai kontestan terakhir tampilan sangat mirip R9. Hanya silencer lebih kalem, dengan aksen warna biru gradasi lebih sedikit, dan warna leher stainlees steel-nya lebih putih. Pengelasan pun sama rapi.
Setelah ditebus Rp 1,2 juta, mampu mendongkrak power jadi 18,55 dk/8.703 rpm. Nah untuk torsi merangkak menjadi 16,76 Nm/7.010 rpm. Meningkat lumayan sebesar 1,64 dk dan 0,43 Nm.
Karakter yang dihasilkan pun menonjol di putaran menengah hingga atas. Bakalan menjadikan motor sport berbobot 141 kg ini, makin ngacir saat ketemu trek panjang-panjang.
KESIMPULAN
Knalpot aftermarket untuk Yamaha New Scorpio Z mampu mendongkrak performa antara 0,96 dk sampai 1,64 dk dan torsi 0,24 Nm sampai 0,69 Nm, dengan karakter yang berbeda-beda. Pilih sesuai kebutuhan pemakaian. . • Aant
Data pengetesan :
Merek Tenaga Torsi
Standar 16,91 dk/8.293 rpm 16,33 Nm/6.311 rpm
SKR 18,23 dk/8.626 rpm 17,02 Nm/6.532 rpm
R9 18,55 dk/8.895 rpm 16,57 Nm/7.027 rpm
NOB1 17,87 dk/8.661 rpm 16,88 Nm/6.615 rpm
CLD 18,55 dk/8.703 rpm 16,76 Nm/7.010 rpm
Diposkan oleh Carsotomotifonline di 19:53 0 komentar
Label: Knalpot Motor, knalpot racing ninja rr, knalpot racing v ixion
Knalpot Racing CLD
Banyak yang dongkrak tenaga skubek lewat knalpot. Namun suaranya jadi berisik minta ampyun? Itu karena, ruang di dalam tabung silencer sudah free flow alias plong.
Eits, sekarang sudah enggak gitu lagi. Ada knalpot tidak berisik tapi diklaim penjualnya tetap bisa dongkrak tenaga. Untuk skubek standar maupun yang sudah kena sentuhan korek harian (kohar). Tampilan standar dan jauh dari kesan racing.
“Mereknya Tsukigi, tersedia untuk skubek Honda Vario, BeAT, Scoopy atau Yamaha Mio dan Nouvo. Walaupun tampilan mirip knalpot Nouvo namun delamen beda,” klaim Indra Gunawan, sales menager Gofai Motomart, toko variasi khusus roda dua.
Harga knalpot ini dijual Rp 300 ribuan untuk semua tipe. Kata Indra, harga itu sesuai dengan karakter knalpot yang diracik khusus di bagian silencer. Sehingga jika dipakai harian, peningkatan tenaga sangat terasa.
Eits, sekarang sudah enggak gitu lagi. Ada knalpot tidak berisik tapi diklaim penjualnya tetap bisa dongkrak tenaga. Untuk skubek standar maupun yang sudah kena sentuhan korek harian (kohar). Tampilan standar dan jauh dari kesan racing.
“Mereknya Tsukigi, tersedia untuk skubek Honda Vario, BeAT, Scoopy atau Yamaha Mio dan Nouvo. Walaupun tampilan mirip knalpot Nouvo namun delamen beda,” klaim Indra Gunawan, sales menager Gofai Motomart, toko variasi khusus roda dua.
Harga knalpot ini dijual Rp 300 ribuan untuk semua tipe. Kata Indra, harga itu sesuai dengan karakter knalpot yang diracik khusus di bagian silencer. Sehingga jika dipakai harian, peningkatan tenaga sangat terasa.
Diposkan oleh Carsotomotifonline di 19:53 0 komentar
Label: knalpot cld, knalpot racing cld, knalpot racing v ixion















